Giri Student Corner-Kegiatan Klinik Aswaja bersertifikat yang diselenggarakan oleh Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) bekerjasama dengan Pimpinan Cabang (PC) Aswaja NU Center Bojonegoro pada Minggu (21/7/24) berlangsung sukses. Kegiatan ini bertempat di Pesantren Gubuk Taqrib Nusantara, Desa Sendangrejo, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.
Acara yang dimulai pada pukul 10.00 pagi hingga 12.00 siang dihadiri oleh masyarakat umum, mahasiswa Unugiri, dan anggota PK IPNU IPPNU Unugiri. Kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam ilmu agama bagi Rekan dan Rekanita PK IPNU IPPNU Unugiri serta masyarakat umum. Ustadz Suudin Aziz, M.Ag menyampaikan banyak penjelasan tentang zakat, termasuk kategori orang yang berhak menerima zakat.
"Tidak sah zakat seorang anak laki-laki yang tidak wajib dinafkahi bapaknya, kecuali dengan izin dari anak tersebut. Berbeda halnya dengan anak yang belum baligh atau istri yang memang menjadi kewajiban nafkah bagi suami." Tuturnya.
Materi ini memberikan pemahaman baru mengenai fiqh zakat yang sesuai syariat.
Dalam klinik kali ini banyak peserta yang bersyukur karena mendapat ilmu baru. Salah satunya dialami oleh Rekanita Dewi Ghurrotun yang mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya setelah mengikuti acara ini.
"Alhamdulillah setelah mengikuti klinik Aswaja saya mendapat teman dan ilmu baru, yang semoga barokah." Ungkapnya.
Kegiatan Klinik Aswaja sangat penting dalam memperkaya wawasan dan pengetahuan agama bagi generasi muda serta masyarakat umum. Selain itu, acara ini juga menjadi wadah silaturahmi dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
Ilmu adalah cahaya, dengan ilmu kita dapat meniti jalan yang benar dalam kehidupan. Teruslah belajar dan mencari ilmu tidak peduli berapa usiamu.
Penulis: Juwita Ningsih
Editor: Tim Media dan Penerbitan PK UNUGIRI

Komentar
Posting Komentar