Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU UNUGIRI merayakan Hari Lahir (Harlah) ke-9 dengan penuh semangat dan kebersamaan. Acara yang berlangsung pada Selasa, 25 Maret 2025 menjadi momentum ajang silaturahmi antar anggota.
Harlah ke-9 ini mengusung tema "Mengabdi dengan hati berjuang dengan aksi. 9 tahun IPNU IPPNU UNUGIRI", yang bertujuan untuk memperkuat solidaritas kader dan meningkatkan loyalitas kader dalam organisasi.
Berbagai pertunjukan ikut memeriahkan harlah kali ini, mulai dari pencak silat, pembacaan puisi, dan sholawat bersama. Setiap rangkaian acara dikemas untuk memberikan manfaat serta meneguhkan kembali peran IPNU-IPPNU sebagai wadah pembelajaran dan perjuangan bagi generasi muda NU
Ketua PK IPNU UNUGIRI, Rekan Aris, dalam sambutannya mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga kekompakan dan mempererat hubungan satu sama lain.
"IPNU-IPPNU bukan sekadar organisasi, melainkan keluarga yang harus kita jaga bersama. Mari terus berjuang, berkontribusi, dan membangun kebersamaan agar perjuangan ini semakin kuat," pesannya.
Ia juga menegaskan bahwa keberlanjutan organisasi ada di tangan seluruh anggota. Tanpa kebersamaan, sulit bagi IPNU-IPPNU untuk terus berkembang dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Dalam sesi mauidhoh hasanah, Gus Rokim selaku pembina PK IPNU IPPNU UNUGIRI menyampaikan pemahaman penting tentang hukum Islam, khususnya terkait konsep bid’ah.
"Bid’ah itu bukan hukum, karena hukum dalam Islam itu wajib, sunnah, mubah, makruh dan haram Jangan sampai kita salah memahami dan mencampuradukkan keduanya,” tegasnya.
Beliau juga mengingatkan para anggota PK IPNU IPPNU UNUGIRI untuk selalu belajar dan memperdalam pemahaman agama dengan sumber yang benar agar tidak mudah terjebak dalam pemikiran yang keliru.
Sebelum buka bersama, ada sesi sarasehan yang diikuti oleh para alumni dan anggota PK IPNU IPPNU UNUGIRI.
Salah satu alumni ketua, rekan Didik, mengajak seluruh anggota untuk tetap semangat dalam menjalankan organisasi.
“Jangan pernah kehilangan semangat dalam berproses. Kita semua pernah ada di posisi kalian, dan sekarang giliran kalian untuk melanjutkan perjuangan,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa kedepannya seluruh kader harus siap menentukan pemimpin baru.
"Kepemimpinan saat ini berada di tangan Rekan Aris dan Rekanita Adel, nantinya seluruh anggota harus siap menentukan pemimpin selanjutnya," tegasnya.
Acara diakhiri dengan buka bersama, yang menjadi momen kebersamaan dan refleksi atas perjalanan organisasi selama sembilan tahun terakhir. Dengan harlah ini, diharapkan PK IPNU-IPPNU UNUGIRI semakin solid dan terus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Komentar
Posting Komentar